Berita Lengkap

Perkuat Sinergi dan Percepatan Program, INHAFI Bawean Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi

Perkuat Sinergi dan Percepatan Program,  INHAFI Bawean Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi

INHAFI NEWS, Institut Agama Islam Hasan Jufri (INHAFI) Bawean menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pimpinan serta Pejabat Struktural sebagai upaya memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus mengevaluasi capaian berbagai program strategis kampus. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus INHAFI Bawean ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, para dekan, ketua program studi, kepala lembaga, kepala unit, serta seluruh pejabat struktural.

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Rektor institut dengan agenda utama membahas tindak lanjut hasil benchmarking, perkembangan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027, Persiapan Perkuliahan Pascasarjana serta persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Dalam pembahasan mengenai hasil benchmarking, peserta rapat melakukan evaluasi terhadap berbagai temuan dan praktik baik (best practices) yang diperoleh dari perguruan tinggi mitra. Hasil benchmarking tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi, penguatan budaya mutu, pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), peningkatan layanan akademik, serta inovasi di bidang tridharma perguruan tinggi.

Selain itu, rapat juga mengevaluasi perkembangan pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Setiap fakultas dan program studi menyampaikan progres promosi yang telah dilakukan, strategi peningkatan jumlah pendaftar, serta langkah-langkah yang akan ditempuh untuk memperluas jangkauan sosialisasi kepada calon mahasiswa. Seluruh sivitas akademika diharapkan dapat berperan aktif sebagai duta kampus dalam memperkenalkan keunggulan INHAFI Bawean kepada masyarakat.

Persiapan pelaksanaan perkuliahan pasca sarjana yang merupakan perkuliahan pertama pasca dibukannya program pasca IAI Hasan Jufri. kemudian diteruskan rapat Persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga menjadi fokus pembahasan. Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan teknis pelaksanaan, lokasi penempatan mahasiswa, koordinasi dengan pemerintah desa, pembekalan peserta, hingga penyusunan program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa sekaligus menjadi media implementasi keilmuan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat.

Pimpinan INHAFI Bawean dalam arahannya menegaskan bahwa rapat koordinasi dan evaluasi merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi, serta memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Melalui koordinasi yang baik, evaluasi yang berkelanjutan, serta komitmen bersama, kita optimistis mampu mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang semakin unggul, adaptif, dan berdaya saing. Hasil benchmarking harus segera ditindaklanjuti menjadi program nyata, PMB harus terus dioptimalkan melalui kerja sama seluruh sivitas akademika, dan pelaksanaan KKN harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat," tegas pimpinan dalam rapat tersebut.

Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini, INHAFI Bawean menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, memperkuat budaya mutu, serta mewujudkan visi institusi sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kompetitif, berjiwa entrepreneurship, dan berkarakter pesantren.