INHAFI NEWS, 11 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi dan memperkuat tata kelola kelembagaan, Institut Agama Islam Hasan Jufri (INHAFI) Bawean melaksanakan kegiatan benchmarking (studi banding) ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya INHAFI Bawean untuk terus berbenah dan bertransformasi menuju perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Rombongan INHAFI Bawean yang terdiri dari pimpinan institut, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, disambut hangat oleh jajaran pimpinan serta sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat berbagi pengalaman untuk kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Dalam sambutannya, perwakilan INHAFI Bawean menyampaikan bahwa benchmarking ini bertujuan untuk mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan UIN Sunan Kalijaga, khususnya dalam bidang tata kelola perguruan tinggi, pengembangan kurikulum, sistem penjaminan mutu, digitalisasi layanan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kerja sama kelembagaan.
“Kami hadir untuk belajar dan mengambil inspirasi dari berbagai inovasi yang telah dikembangkan UIN Sunan Kalijaga. Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia, UIN Sunan Kalijaga memiliki banyak pengalaman berharga yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan INHAFI Bawean ke depan,” ungkap salah satu pimpinan rombongan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta benchmarking memperoleh berbagai informasi mengenai strategi peningkatan mutu akademik, pengelolaan akreditasi institusi dan program studi, penguatan budaya riset, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung layanan pendidikan yang efektif dan efisien.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif juga membahas tantangan dan peluang perguruan tinggi Islam dalam menghadapi era transformasi digital, kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, serta pentingnya membangun lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan adaptasi yang tinggi.
Selain mengikuti sesi diskusi dan pemaparan materi, rombongan INHAFI Bawean juga berkesempatan mengunjungi sejumlah fasilitas akademik dan penunjang yang dimiliki UIN Sunan Kalijaga. Kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pengelolaan kampus modern yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan teknologi.
Kegiatan benchmarking ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi dan inovasi yang dapat diimplementasikan di lingkungan INHAFI Bawean. Melalui semangat belajar dan kolaborasi, INHAFI Bawean berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat budaya akademik, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Di akhir kegiatan, kedua institusi menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang produktif dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Benchmarking ini menjadi bukti bahwa INHAFI Bawean tidak hanya fokus pada pengembangan internal, tetapi juga aktif membangun jejaring dan belajar dari perguruan tinggi terbaik demi mewujudkan visi menjadi kampus Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.