Berita Lengkap

INHAFI Bawean Gelar Audit Mutu Internal 2026, Perkuat Komitmen Menuju Perguruan Tinggi Unggul

INHAFI Bawean Gelar Audit Mutu Internal 2026, Perkuat Komitmen Menuju Perguruan Tinggi Unggul

Bawean, 29 Juli 2026 — Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean (INHAFI Bawean) kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya mutu melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya institusi untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan AMI berlangsung dengan melibatkan unsur pimpinan, pengelola program studi, serta tim yang terkait dengan penjaminan mutu. Proses audit dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, telaah pelaksanaan kegiatan, diskusi, serta evaluasi terhadap berbagai aspek akademik dan nonakademik.

AMI Bukan Sekadar Evaluasi, tetapi Langkah Menuju Perbaikan Berkelanjutan

Audit Mutu Internal merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi. Melalui AMI, INHAFI Bawean berupaya memperoleh gambaran objektif mengenai tingkat ketercapaian standar, mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki, sekaligus menemukan praktik-praktik baik yang dapat dikembangkan.

Kegiatan audit juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh sivitas akademika untuk memastikan bahwa perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Audit mutu bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap proses yang kita lakukan semakin baik, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas.”

Semangat tersebut menjadi landasan penting dalam pelaksanaan AMI 2026. Seluruh proses dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas, keterbukaan, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan.

Memperkuat Budaya Mutu di Lingkungan INHAFI Bawean

Melalui AMI 2026, INHAFI Bawean tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen dan standar administratif, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya mutu yang melekat dalam setiap aktivitas kelembagaan.

Hasil audit diharapkan dapat menjadi bahan penting dalam menyusun tindak lanjut dan strategi peningkatan kualitas layanan pendidikan, pengelolaan kelembagaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai aspek pendukung lainnya.

Bagi Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), kegiatan ini juga menjadi momentum untuk terus memperkuat tata kelola program studi, meningkatkan kualitas pembelajaran, memperbaiki sistem dokumentasi, serta memastikan capaian pembelajaran dan layanan mahasiswa dapat terus ditingkatkan.

Bersama Membangun INHAFI yang Unggul dan Kompetitif

Pelaksanaan AMI 2026 merupakan bagian dari perjalanan INHAFI Bawean dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang semakin unggul, kompetitif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Dengan adanya evaluasi yang sistematis dan tindak lanjut yang konsisten, AMI diharapkan mampu menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas institusi sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan layanan kepada mahasiswa dan masyarakat.